![]() |
Malam ini kembali saya posting satu artikel lagi, sebetulnya sudah banyak yang tau tentang kedua teknologi ini yang masing-masing sudah dikenalkan oleh vendor tersebut tahun 2001 dan 2002. namun tidak ada salahnya untuk posting lagi disini, dan sebetulnya ini adalah salah satu soal ketika saya UAS tadi siang di kampus STMIK Indonesia Banjarmasin pada mata kuliah Organisasi Komputer (ORKOM), supaya tetap ingat saya posting lagi, tetapi postingan ini mungkin bukanlah jawaban yang tepat, ini hanya referinsi dari beberapa website (termasuk wikipedia) yang mungkin juga bisa menjadi bahan tambahan rekan-rekan.
Baiklah saya akan terangkan satu-satu dari kedua teknologi di atas, sehingga rekan-rekan dapat mengambil kesimpulan tentang perbedaan dari kedua teknologi tersebut.
Hyper Treading Pada Prosessor Intel
Adalah salah satu teknologi yang diciptakan dan dikembangkan oleh Intel dan diperkenalkan pada tahun 2002 dan membutuhkan chipset serta bios yang mendukung Hyper Treading. Fungsi dari Prosesor dengan teknologi ini adalah akan membuat sistem operasi yang mendukung banyak prosesor seperti Windows NT, Windows 2000, Windows XP Professional, Windows Vista, dan GNU/Linux sebagai dua buah prosesor, meski secara fisik hanya tersedia satu prosesor.
Dengan dua buah prosesor dikenali oleh sistem operasi, maka kerja sistem dalam melakukan eksekusi setiap thread pun akan lebih efisien, karena meskipun sistem-sistem operasi tersebut bersifat multitasking, sistem-sistem operasi tersebut melakukan eksekusi terhadap proses secara sekuensial (berurutan), dengan sebuah algoritma antrean yang disebut dengan dispatching algorithm
HyperTransport Pada Prosessor AMD
Adalah salah satu teknologi yang memiliki saluran komunikasi dua arah (bidirectional) yang dapat mentransmisikan data secara serial atau paralel serta memiliki kecepatan tinggi dan latency yang rendah. Teknologi ini dimaksudkan untuk menghadirkan tingkat kecepatan transfer data lebih tinggi dari yang ada sebelumnya, latency yang rendah, juga dengan kemampuan interkoneksi point to point secara bidirectional.
Spesifikasi dari teknologi ini kali pertama diajukan oleh AMD (Advance Micro Devices) dan disetujui oleh konsorsium HyperTransport dan dikenalkan pada tanggal 2 April 2001 dan hadir dalam 3 versi yang berjalan dari kecepatan 200MHz hingga 2600MHz. HyperTransport mendukung penggunaan ukuran bit yang dapat ditransfer (banyak lajur), yang berkisar antara 2 bit hingga 32 bit. Dengan begitu, HyperTransport dapat mentransmisikan banyak data dalam tiap clock-nya. Untuk sebuah interkoneksi 2600 MHz, 32-bit, maka HyperTransport dapat mentransfer data hingga 20800 Megabyte/detik.
Sudah larut malam masih belum ngantuk, cuman online buka-buka akun email dan facebook, jadi ingat .. Sudah lama banget ga posting di website ini, berhubung beberapa kendala yang saya alami, namun .. Pada artikel kali ini kita masih membahas tentang program simpan, edit, hapus, tapi sekarang .. Sebelum ke pembahasan modul dua ini, anda sudah harus tau apa itu HTML, apa - apa saja alat dan .. |
Kuliah di STMIK Indonesia Banjarmasin
jurusan TI, mengenal internet di tahun 2009 yang saat itu cuma sekedar iseng-iseng bikin blog biasa, walaupun sebelumnya
tidak suka membaca dan apalagi menulis (artikel) akhirnya mulai menyukai kedua hal tersebut. selengkapnya
| Pengunjung hari ini | : 433 |
| Total pengunjung | : 243061 |
| Hits hari ini | : 2867 |
| Total Hits | : 2364249 |
| Pengunjung Online | : 3 |