Lewati ke isi
Sabtu, 7 November 2026 Tutorial & berita teknologi Tentang Kontak
Komputerkampus.com
Tutorial Keamanan Dasar Kriptografi · Bab 2 dari 3

Konsep Dasar Kriptografi Konsep Acak

Konsep Dasar Kriptografi Konsep Acak Konsep acak (randomness) pada kriptografi adalah teknik yang tidak bisa ditebak atau tidak bersifat sistematis. Artinya penentukan nilai bersifat bebas tanpa ada aturan atau algoritma yang menentukan. Si…

Konsep Dasar Kriptografi Konsep Acak

Konsep acak (randomness) pada kriptografi adalah teknik yang tidak bisa ditebak atau tidak bersifat sistematis. Artinya penentukan nilai bersifat bebas tanpa ada aturan atau algoritma yang menentukan.
Sifat acak dapat dikaitkan dengan urutan events, dimana events selanjutnya dalam suatu urutan tidak mudah untuk ditebak berdasarkan apa events sebelumnya. Sifat ini diperlukan dalam pembuatan kunci (key generation) supaya kunci dekripsi tidak mudah untuk ditebak.

Key generation merupakan kegiatan manajemen kunci dalam menghasilkan kunci yang acak dimana keacakan kunci merupakan bagian terpenting dalam menjamin kekuatan suatu kriptografi

Sifat acak juga dapat dikaitkan dengan tidak adanya korelasi atau tidak adanya hubungan antara 2 nilai. Misal dari key dekripsi dengan key enkripsi tidak lah sama, maka bisa disebut acak. Atau juga key dekripsi A dengan key dekripsi B tidak lah sama. Dalam kriptografi, tidak di inginkan adanya hubungan antar naskah asli dengan naskah acak atau kunci dengan naskah acak yang mana nantinya akan bisa ditebak. Ini untuk mempersulit analisa frekuensi (frekuensi analysis) atau analisa lebih canggih seperti linear cryptanalysis atau differential cryptanalysis.

Analisis Frekuensi (Frekuensi Analysis), yakni teknik untuk memecahkan ciphertext berdasarkan frekuensi kemunculan karakter pada sebuah pesan.

Linear Cryptanalysis adalah teknik memecahkan enkripsi dengan cara membuat
perkiraan linear untuk algoritma enkripsi.

Differential Cryptanalysis adalah teknik untuk mencari kunci
enkripsi dari analisa efek perbedaan naskah asli terhadap perbedaan naskah acak.

Meskipun tidak sebenarnya acak, sesuatu yang pseudo-random (bilangan acak yang dihasilkan menjadi hasil yang sulit diprediksi) berguna dan digunakan dalam kriptografi, tetapi harus dikombinasikan dengan sesuatu yang benar-benar acak. Sebagai contoh, pseudo-random number generator dikombinasikan dengan sumber entropi (ukuran jumlah informasi didalam pesan) yang benar acak sebagai seed (kunci enkripsi), untuk mendapatkan sesuatu yang praktis bersifat random number generator.

Part 2 tentang konsep dasar One-time pad.

sumber : Teori dan Aplikasi Kriptografi
Penulis: Sentot Kromodimoeljo
Januari 2010


Catatan: tulisan ini dipindahkan dari cloudborneo.com, terbit pertama 14 Januari 2020.

Bagikan WhatsApp Telegram X

Tentang penulis

Akhmad Syarif
Akhmad Syarif

i just want to be myself

Tulisan lainnya

Terkait

Tutorial Keamanan

Kriptografi Caesar Cipher

Kriptografi Caesar Cipher Caesar Cipher adalah kriptografi tua atau kriptografi yang telah lama ada. Kriptografi ini sangat sederhana dimana setiap huruf akan digantikan dengan 3 huruf setelahnya dari susunan alphaber. Caesar cipher tidak m…

Dasar Kriptografi · Bab 3 3 mnt
Tutorial Keamanan

Pengenalan Kriptografi

Kriptografi Apa itu kriptografi ? kriptografi adalah teknik enkripsi sebuah data dimana data tersebut diacak dengan suatu kunci enkripsi yang mana hasil enkripsi tersebut akan sangat sulit dibaca karena merupakan huruf, angka dan simbol dia…

Dasar Kriptografi · Bab 1 2 mnt
Tutorial Keamanan

Cracking Password Wireless WPA/WPA2 keys

1. MENGAKTIFKAN MODE MONITOR PADA ADAPTER WIFI Tahap ini kami mengaktifkan mode monitoring pada adapter wifi komputer agar bisa melakukan analisa jaringan wifi apa saja yang ada disekitar. Pada kasus ini kami menggunakan OS Kali Linux denga…

4 mnt